Jual Gadai/Beli Gadai dianjurkan dilakukan di Perusahaan Milik Negara karena jaminan yang diberikan 99,99%, anda tidak ingin kejadiannya seperti kasus Century kan? Perusahaan besar yang tidak mengembalikan uang Anda?
Jual Gadai:
Jual Gadai adalah kondisi emas yang anda miliki digadaikan kepada pihak Bank Syariah, Anda mendapatkan 90% uang. Tanpa bunga, tetapi ada biaya penitipan (seperti halnya sewa deposit box).
Beli Gadai:
Beli Gadai adalah kondisi emas yang orang lain miliki digadaikan kepada pihak Bank Syariah, Anda membayar 10% kepada pemilik emas, dan Bank Syariah membayar 90% kepada pemilik emas. Tanpa bunga, tetapi ada biaya penitipan (seperti halnya sewa deposit box). Anda dan penjual emas serta pihak bank bertemu dalam waktu yang sama.
Dari kedua penjelasan diatas terlihat bahwa Jual Gadai maupun Beli Gadai memiliki persamaan yaitu : Bank memberikan pinjaman dana 90%, hal ini yang bisa Anda manfaatkan sebaik-baiknya.
Simulasi profit:
Beli di bulan Februari 2010 = Rp 330.000/gram
Jual di bulan Desember 2010 = Rp 415.000/gram
keuntungan = Rp 85.000/gram
jika ada memiliki uang Rp 33.000.000 lalu dibelikan emas fisik 100gr tanpa digadai, profit yang diperoleh adalah Rp 8.500.000
namun jika memakai konsep gadai (uang 10%), hasilnya akan berbeda jauh:
uang Rp 33.000.000 dapat dipakai untuk membeli 1000gr, keuntungan kotor Rp 85.000.000
pengeluaran (februari-desember = 300 hari, biaya titip 150/gr hari) = 300 hari x 150/gr x 1000gr = Rp 45.000.000
maka keuntungan bersih adalah Rp 85.000.000 - Rp 45.000.000 = Rp 40.000.000
(anda tidak perlu memikirkan biaya penitipan/pelunasan karena emas anda ditebus oleh pembeli emas)
jika membeli emas biasa, anda mendapatkan keuntungan bersih Rp 8.500.000, namun jika gadai berpotensi hingga Rp 40.000.000
Jadi kesimpulannya adalah : dalam keadaan normal (tahun 2010, 2009, 2008, dst), gadai emas lebih menguntungkan dibanding membeli emas fisik, bank tidak melakukan jual beli emas karena "tidak ada waktu". bank mendapatkan untung dari biaya titip. sama seperti bank tidak melakukan jual beli rumah.
note:
- BRI Syariah : biaya gadai Rp 150/hari dihitung per 10 hari (Rp 1500/10 hari) dengan penitipan maksimum 120 hari.
Setelah 120 hari dapat diperpanjang dengan membayar biaya penitipan. jadi dianjurkan emas sudah terjual kurang dari 120 hari.
Surat gadai dapat dipindahtangankan ke orang lain tanpa perlu melunasi 90%. - konsep jual gadai / beli gadai sudah saya ujicobakan dan menghasilkan profit 10% per bulan, hasil setiap individu dapet berbeda-beda
Profit Rp. 40jt tapi bentuknya Rupiah, ane milih pegang emas 100gram fisik gan (meskipun profit diatas kertas cuma Rp. 8.5jt tapi bentuknya emas batangan, harganya naik terus, Insya Alloh), lgpl dengan uang Rp. 40jt di desember 2010 ngga cukup tuh beli emas 100gram (jadi rugi donk, emasnya ngga ada 100gram), belum lagi selisih harga jual dengan harga beli emas gan.
Sebagaimana yang dikatakan oleh Presiden RI pertama kita, Soekarno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah)”, ada baiknya kita belajar dari sejarah.
Karena sejarah itu berulang
Bila kita menengok sejarah, pada jaman Kerajaan Romawi nilai tukar emas dengan perak adalah 1 : 16.
Artinya diperlukan 16 bagian perak untuk mendapatkan 1 bagian emas.
Di jaman Kekhalifahan Islam nilai tukar dinar emas dengan dirham perak adalah 1 : 10 (harga 1 gram emas setara harga 7 gram perak)
di masa lalu:
1 dinar (4,25gr emas 22k) = 1 kambing
1 dirham (3gr perak) = 1 ayam
1 dinar = 10 dirham
1 kambing = 10 ayam
di saat ini:
1 dinar = 4 kambing
1 dirham = 1 ayam
1 dinar = 40 dirham
1 kambing = 10 ayam
tidak ada yang berubah kecuali emas yang terlalu kuat hingga 4x lipat
apakah emas overpriced? yang seharusnya jika dikoreksi hanya seharga 25% nya saja alias 100.000-142.000/gr? :
mengacu kepada harga hari ini:
harga ayam 40rb/ekor
harga kambing 400rb/ekor
1 dirham 42.800
1 dinar 1.723.000
saya takut kalau emas overpriced kayak cabe keriting di pasar ^^
adalah satu keuntungan investasi emas adalah begitu banyak fasilitas pembiayaan yang tersedia dan dapat kita gunakan sewaktu-waktu dengan cepat. Maka jika kita mempunyai simpanan dalam bentuk emas dan suatu saat ada kebutuhan dana mendesak, kita tidak perlu serta merta menjual emas yang kita miliki untuk menutupi kebutuhan dana tersebut. Kita bisa mendapatkan pinjaman dana cepat dengan menggadaikan emas yang kita miliki.
Sistem gadai emas ini sangat menguntungkan ketika ada kebutuhan mendesak yang sebenarnya bisa kita atasi dengan mudah pada waktu mendatang.
Sistem gadai juga sangat bermanfaat bagi sebagian orang yang senang memanfaatkan momentum tren sebuah bisnis. Misalnya menyambut liburan keagamaan terutama Idul Fitri, dengan menggunakan sistem gadai emas ini dapat digunakan sebagai modal pembelian barang dagangannya.
Sistem gadai lebih menguntungkan daripada menjual emas tersebut.
Gadai emas bisa dilakukan di berbagai macam tempat, tetapi yang paling umum ditemukan di Indonesia adalah melalui pegadaian syariah dan bank syariah.
Untuk menggadai emas caranya cukup mudah.
Kita tinggal datang saja langsung ke tempat penyedia jasa gadai emas, misalnya bank atau pegadaian dengan membawa perlengkapan sbb :
- Foto Copy KTP
- Emas yang akan digadai
Sediakanlah waktu untuk membandingkan layanan gadai dari satu tempat dengan tempat lain agar Anda mendapatkan pinjaman yang lebih banyak, tetapi dengan kewajiban yang lebih kecil.
No comments:
Post a Comment