Modal Usaha dari Gadai Emas
Untuk mendapatkan modal Rp 10.710.000, Pengusaha A menggadaikan 34gr emas murninya yang diberi harga taksir Rp 350.000/gr. Dengan demikian Pengusaha A mendapatkan dana tunai sebanyak 90% dari total nilai taksir emasnya yaitu Rp 10.710.000(34gr X 350.000 X 90%).
Dengan periode pinjaman 12 bulan, Ia diwajibkan untuk membayar biaya sewa tiap bulan dengan rate Rp 3.750/gr, sehingga ia wajib membayar tiap bulan sebanyak Rp 127.500 (34gr X 3.750). Dan pada akhir jatuh tempo Ia wajib membayar kembali pinjaman pokok sebanyak Rp 10.710.000 dan mendapakan emasnya kembali. Untuk ringkasnya sebagai berikut:
- Jumlah Gram Emas : 34gr
- Harga/gram : Rp 350.000
- Pencairan (90%) : Rp 10.710.000 (34gr X 350.000 X 90%)
- Lama pinjaman : 12 bulan
- Biaya sewa tempat per gram/bulan : Rp 3.750
- Setoran biaya sewa/bulan : Rp 127.500 (34gr X 3.750)
- Setoran pokok di akhir : Rp 10.710.000
Modal Usaha dari Pinjaman
Sedangkan Pengusaha B mendapatkan modal Rp 10.710.000 dari pinjaman bank dengan periode 12 bulan dengan bunga 13% setahun (dengan jaminan mobilnya). Sehingga Pengusaha B wajib membayar setoran pinjaman pokok sebanyak Rp 892.500/bulan (10.710.000 : 12bln) ditambah setoran bunga sebanyak Rp 116.025/bulan (10.710.000 X 13% : 12bln). Dengan demikian Pengusaha B wajib membayar setoran tiap bulan sebanyak Rp 1.008.525 (892.500 + 116.025).
Untuk ringkasnya sebagai berikut:
• Pencairan bank : Rp 10.710.000
• Bunga /tahun : 13,00%
• Lama pinjaman : 12 bulan
• Bunga / bulan : Rp 116.025 (10.710.000 X 13% : 12bln)
• Pokok / bulan : Rp 892.500 (10.710.000 : 12bln)
• Setoran / bulan : Rp 1.008.525 (892.500 + 116.025)
Dari perbandingan dua contoh kasus tersebut dapat kita lihat Pengusaha A dan B sama-sama mendapatkan modal Rp 10.710.000.
Dalam hal ini, Pengusaha B wajib mengeluarkan uang setoran sebanyak Rp 1.008.525/bulan, sedangkan Pengusaha A hanya perlu mengeluarkan uang setoran biaya sewa sebanyak Rp 127.500/bulan dan melunasi hutangnya Rp 10.710.000 pada akhir periode pinjaman.
Oleh karena itu, dengan setoran bulanan yang rendah, bisa disimpulkan bahwa mendapatkan modal dari gadai emas lebih meringankan beban Pengusaha Pemula dimana mereka kemungkinan besar mengalami kesulitan cashflow (kas) pada masa awal usahanya karena penjualannya yang belum optimal. Selain itugadai emas juga terasa sangat menguntungkan bagi pengusaha yang sedang kesulitan dalam usahanya, dengan kata lain pendapatannya tidak sebanding dengan pengeluarannya (biasa disebut ‘berdarah’).
Lalu bagaimana jika Pengusaha A tidak dapat melunasi hutangnya pada akhir periode karena bisnisnya belum pulih?. Jawabannya mudah saja, ia bisa memperpanjang masa gadai dan melunasinya nanti jika usahanya pulih. Atau, ia juga bisa merelakan emasnya dijual Bank Syariah dan berhubung harga emas cenderung naik tiap periode, maka jika hasil penjualannya melebihi hutangnya yang sebanyak Rp 10.710.000, maka
Pengusaha A berhak mendapatkan uang kelebihan dari penjualan tersebut. Menarik bukan!
Emas sekarang sedang jadi tren. Entah itu untuk investasi atau untuk perhiasan. Atau kedua-duanya.
Sebetulnya ini bukan cerita baru. Namun semenjak dunia sekarang akrab dengan krisis ekonomi dan inflasi, orang mulai menengok emas sebagai media investasi yang (katanya) harganya stabil dan selalu naik.
Emas adalah unsur logam yang bersifat lembek, mengkilap, kuning, berat, mudah dibentuk, dan ulet. Dan terpenting adalah sifat emas yang tidak mudah beraksi dengan bahan kimia lainnya yang menjadikannya bahan mulia, memiliki simbol kimia Au (dari bahasa latin Aurum), mempunyai nomor atom 79 dan berat atom 196,97. Kode ISO-nya adalah XAU. Satuan berat emas dinyatakan dalam beberapa unit, diantaranya adalah grain, oz, dan gram. 1 oz = 1 troy ounce = 31.1034768 gram 1 kilogram = 1000 gram = 32.1507465686 troy ounce
Karat adalah tetapan yang biasa digunakan untuk menyebutkan kadar kandungan emas. Untuk mengenal emas, kita terlebih dahulu mengenal istilah "kadar" dalam emas. Kadar merupakan tingkat keaslian emas, atau jumlah kandungan kemurnian emas.
Kadar 24 karat dinyatakan sebagai emas murni. Jadi emas kadar 23 karat berarti tingkat kemurniannya adalah 23/24 X 100% atau sekitar 95,8%.Jadi bila emas kadar 22 karat dengan berat 15 gram maka kandungan emas murninya = 22/24 x 15 = 13.75 Gram.
No comments:
Post a Comment